Minggu, 14 Maret 2010

Pengalaman memanfaatkan kekuatan pikiran alam bawah sadar.[ Brain Power ].

Pengalaman memanfaatkan kekuatan pikiran alam bawah sadar.[ Brain Power ].

Pengalaman saya menyembuhkan penyakit Bell”s palsy dengan terapi kekuatan pikiran alam bawah sadar.
Pengalaman saya menderita suatu penyakit mulut mencong dan mata sebelah kanan tidak dapat menutup/merem,penyakit ini dalam bahasa kedokteran disebut penyakit Bell “s palsy , banyak orang mengganggap serangan bell”s palsy sebagai stroke, padahal kedua penyakit ini sangat berbeda, karena bell”s palsy tidak disertai kelemahan anggota tubuh lainnya , seperti dugaan adik saya yang datang menjenguk saya, mengatakan saya terserang stroke , lalu saya berobat ke dokter, tekanan darah normal dan dokter menyatakan bahwa saraf saya mati sebelah, lalu saya bertanya berapa lama penyakitnya sembuh , dokter tersebut menyatakan kesembuhan tergantung rutinnya berobat ke dokter dan kesembuhan bisa 6 bulan sampai 1 tahun.

Bell”s palsy hanya menyerang muka, yang terkena adalah syaraf muka mati sebelah . Penyakit ini disebabkan kerusakan saraf fasialis ,gangguan pengecapan yaitu mengunyah makanan menjadi sulit dan makanan selalu jatuh disela-sela bibir apalagi makanan berkuah , airnya selalu keluar dipinggir bibir yang tidak dapat ditutup rapat ,kenikmatan untuk makan sudah tidak adalagi . Yang menjadi pikiran saya saat itu saya tidak dapat mencari uang lagi, karena saya bekerja sebagai tenaga pengajar presenter dan acting pada perusahaan Broadcast.

Kejadiannya saya baru ketahui ketika bangun tidur lalu saya mandi, waktu saya sabunan dan ketika muka saya saya basuh dengan sabun, saat itulah saya merasa kesakitan dikelopak mata saya yang kemasukan air sabun , karena saya tidak tahu sya terserang penyakit Bell”s palsy , selesai mandi mata saya, saya bersihkan dengan air bersih agar air sabun yang ada di kelopak mata menjadi bersih, tetapi mata menjadi merah dan perih serta mata tidak dapat ditutup dan dua hari berikut muka menjadi kencang dan tegang mulut menjadi mencong dan berbicarapun seperti orang pelo ( berbicara tidak jelas kata per kata ).

Demikian pengalaman saya mendapat serangan Bell”s palsy dan alhamdullilah sekarang saya sudah sembuh , sebelum saya berbagi pengalaman dalam terapi penyembuhan penyakit ini , ada baiknya saya jelaskan sekitar penyakit Bell”s palsy , semoga ini menjadi bermanfaat bagi yang membaca kisah ini.

Dikisahkan oleh : Darwin
Terapi dengan kekuatan pikiran alam bawah sadar saya lakukan setelah saya membuat film documenter (pengambilan gambar dan editing) tentang Brain power, saat pengambilan gambar saya sedang menderita penyakit Bell”s palsy/saraf wajah mati sebelah,.Syukur Alhamdulillah 3 minggu penyakit saya sembuh dengan terapi kekuatan pikiran alam bawah sadar plus aqupoint pada titik-2 saraf.

Apa itu penyakit Bell”s palsy

Bell”s palsy adalah penyakit yang ditemukan oleh Sir Charles Bell, seorang ahli bebah Skotlandia yang menemukan penyakit ini pada abad 19. Penyakit ini menimbulkan keluhan klinis yang beragam, wajah yang tidak simetris, kelopak mata yang tidak dapat menutup sempurna, gangguan pengecapan,serta sensasi mati rasa [ baal atau kebas ] pada salah satu sisi wajah merupakan keluhan yang sering terjadi, itulah yang membuat penyakit ini dianggap sebagai stroke.

Beberapa kasus serangan Bell”s palsy
- Serangan bell”s palsy disertai dengan hiperakusis ( sensasi pendengaran yang berlebihan )
- Telinga berdengung
- Nyeri kepala dan perasaan melayang
- Keluhan terjadi mendadak dan mencapai puncaknya dalam 2 hari permukaan kulit muka menjadi kencang dan licin atau menghalus
- Keluhan yang terjadi diawali nyeri pada telinga yang sering kali dianggap sebagai infeksi
- Serangan bell”s palsy langsung pada kerusakan saraf wajah.

Saraf fasialis, demikian nama serabut saraf yang mengurus bagian wajah dan merupakan bagian dari 12 pasang saraf otak dan saraf ini berasal dari bagian batang otak yang disebut pons. Setelah mencapai kelenjar parotis, saraf fasialis ini akan bercabang menjadi ribuan serabut saraf yang lebih kecil yang berada di daerah wajah, leher, kelenjar liur, kelenjar air mata, 60% bagian depan lidah dan sebagian telinga, itulah sumber serangan bell”s palsy ; menurut spesialis saraf rumah Sakit Umum Pusat Pertamina (RSUP) Dr.Iwan Budianto –data dari Koran Sindo 17 april 2009.

Sebab-sebab yang mengakibatkan serangan Bell”s palsy pada diri saya ;
- Kebiasaan membuka jendela kendaraan sedang berjalan yang langsung menerpa muka , untuk mendapatkan udara segar…angin, biasanya saat penumpang angkot yang penuh sesak.
- Kebiasaan membasuh kepala dengan air dalam suasana udara sedang panas atau kepala sedang panas, biasanya tanpa sadar telah dilakukan menahun.
- Tidak terbiasa memasang AC sehari – hari , tetapi karena udara yang panas akhirnya , memasang AC untuk mendinginkan suhu udara dan suhu badan agar dingin , memang saya merasakan dingin dan sejuk disekujur tubuh saya , tetapi paginya saya tersearang Bell’s palsy.

Gangguan pasca Bell”s palsy :
- Permukaan dahi licin/halus ,dan terasa kencang – sedang setengahnya normal.
- Alis mata turun dan kelopak mata tidak dapat ditutup/merem.
- Sudut pada bibir turun dan berbicara, kata yang diucapkan menjadi tidak jelas/menjadi pelo.
- Telinga bergengung dan kuping terasa baal/tebal .

Terapi yang saya lakukan dengan menggunakan :
1. Aqupoint yaitu sebuah alat terapi yang ujungnya berupa besi bulat kecil yang mengeluarkan medan electron/listrik.
2. Titik -2 akupunktur yang berhubungan dengan saraf.
3. Tetap mengkonsumsi obat dari dokter
4. Minum Danshen plus 1 kapsul/hari dan diletakkan dibawah lidah, agar obat langsung larut , karena diserap oleh pembuluh darah halus dibawah lidah, maka efek obat ini bisa berfungsi secara optimal.Obat ini berkasiat menghancurkan kadar lemak yang tinggi, serta mencegah dan mengobat pusing dan turunannya daya ingat akibat gangguan sirkulasi darah di otak
5. Minum energen sereal pagi – siang dan malam, karena energen sereal mengandung vitamin B6, B12
6. Memanaskan muka dengan uap air panas atau wajah diusap dengan lap hangat.
7. Terapi wajah dengan menggerak gerakkan mulut kekiri dan kekanan dan dahi keatas serta kebawah

Cara terapi yang saya lakukan;
1. Titik -2 saraf ditekan dengan ujung acupoint dan di goyang – goyang se arah jarum jam selama 15 menit setiap titik saraf .
2. Katakan dengan kekuatan pikiran bawah sadar /selalu mengucapkan berulang ulang selama terapi anda jalankan, satu kali duapuluh empat jam saraf wajah saya sembuh seperti semula,muka saya menjadi normal kembali. dan bayangkan wajah/muka anda normal seperti sebelum terkena sakit. [ seperti yang saya lakukan dalam terapi saya ] dan dua hari kemudian berangsur sembuh , kelopak mata sudah dapat dibuka tutup/dimerem melekkan dan hari ketiga sakit saya hilang , wajah saya normal seperti semula.
3. Tipnya , jangan anda merasa kecewa karena dalam terapi hari pertama dan kedua belum ada perubahan , lakukan dengan tulus dan yakin akan sembuh , jangan sesekali anda mengeluh bahwa belum ada perubahan.
4. Yakinkan diri anda 100 persen sembuh dengan kekuatan pikiran bawah sadar .
5. waktu anda melihat di cermin belum ada perubahan , jangan kecewa karena kecewa tidak akan membangkitkan kekuatan pikiran bawah sadar anda; lihat muka anda yang belum berubah dicermin dan focus anda ; katakan berulang ulang ; muka saya sembuh normal seperti semula…. Muka saya sembuh normal seperti semula….., satu kali duapuluh empat jam saraf wajah saya sembuh seperti semula,muka saya menjadi normal kembali.
6. Yakinkan melalui kekuatan pikiran bawah sadar anda sembuh dari sakit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar